Salon Mobil Jogja

Apakah Coating Mobil Perlu Tindakan di Poles Dulu Atau Bisa Langsung Aplikasi?

Setiap tindakan treatment yang ada di tempat detailing selalu memiliki alur dan SOP yang jelas. Seperti halnya yang diterapkan pada Modiu, kami menerapkan disiplin yang jelas agar setiap hasil bisa memberikan kepuasan terhadap pelanggan.

Mungkin banyak teman2 yang kepo dengan proses coating. Apakah treatment ini memerlukan prosedur persiapan khusus di awal atau bisa langsung aplikasi gitu aja. Sini biar mimin jelasin…


Apakah Coating Mobil Perlu Tindakan di Poles Dulu Atau Bisa Langsung Aplikasi?

Coating mobil kini semakin populer sebagai solusi untuk melindungi cat dan menjaga tampilan kendaraan tetap mengilap. Namun, masih banyak pemilik mobil yang bertanya-tanya, apakah sebelum coating mobil harus dipoles terlebih dahulu atau bisa langsung dilakukan aplikasi coating? Jawabannya tidak selalu sama, karena sangat bergantung pada kondisi cat mobil itu sendiri.

Pada mobil baru, banyak orang beranggapan bahwa poles tidak diperlukan karena cat masih mulus. Secara teknis, coating memang bisa langsung diaplikasikan. Namun, dalam praktik profesional, proses poles ringan atau paint correction tetap sering dilakukan. Tujuannya bukan untuk memperbaiki kerusakan berat, melainkan untuk membersihkan cacat halus seperti swirl ringan, water spot tipis, atau sisa oksidasi dari proses distribusi dan penyimpanan mobil. Dengan cat yang benar-benar bersih dan rata, daya lekat coating menjadi lebih maksimal.

Berbeda dengan mobil yang sudah digunakan cukup lama. Biasanya, permukaan cat sudah dipenuhi baret halus, bekas cuci yang kurang tepat, hingga kusam. Jika coating langsung diaplikasikan tanpa poles, maka semua cacat tersebut akan “terkunci” di bawah lapisan coating. Hasilnya, mobil memang terlindungi, tetapi tampilannya tidak jauh berbeda dari sebelum coating. Inilah alasan mengapa poles atau paint correction sangat dianjurkan sebelum aplikasi coating pada mobil lama.

Fungsi utama poles sebelum coating adalah meratakan permukaan cat dan menghilangkan kontaminasi. Proses ini membuat pantulan cahaya lebih sempurna sehingga kilap mobil meningkat signifikan. Selain itu, coating juga bisa bekerja optimal karena menempel pada permukaan cat yang bersih, bukan di atas kotoran atau cacat cat.

Meski begitu, tingkat poles yang dibutuhkan tidak selalu sama. Ada poles ringan, medium, hingga heavy correction. Mobil dengan kondisi cat masih baik cukup menjalani poles ringan, sementara mobil dengan banyak baret memerlukan koreksi lebih mendalam. Hal ini biasanya ditentukan setelah proses inspeksi cat oleh detailer.

Kesimpulannya, coating mobil idealnya didahului dengan proses poles, meskipun tingkatannya bisa berbeda-beda. Mobil baru mungkin hanya butuh poles ringan, sedangkan mobil lama sangat disarankan untuk dipoles terlebih dahulu. Dengan tahapan yang tepat, hasil coating akan lebih maksimal, tahan lama, dan memberikan tampilan mobil yang benar-benar berbeda.

Exit mobile version