Salon Mobil Jogja

Apakah Semua Jenis Lecet Body Perlu di Dempul?

Yang namanya lecet pada body mobil tentu membutuhkan tindakan repair. Namun apakah selalu tindakan repair pada lecet harus dengan dempul ? yuk kita bahas


Apakah Semua Jenis Lecet Body Perlu di Dempul?

Lecet pada body kendaraan, baik motor maupun mobil, adalah masalah yang cukup sering terjadi. Mulai dari tersenggol saat parkir, tergores ranting, hingga terkena benturan ringan di jalan. Saat melihat lecet, banyak pemilik kendaraan langsung berpikir bahwa solusi terbaik adalah dempul. Padahal, tidak semua jenis lecet body harus ditangani dengan dempul. Memahami tingkat kerusakan cat dan body sangat penting agar perbaikan tidak berlebihan dan biaya tetap efisien.

Pada dasarnya, lecet body terbagi menjadi beberapa jenis. Jenis pertama adalah lecet ringan di lapisan clear coat. Lecet ini biasanya hanya terlihat seperti goresan tipis dan tidak menembus cat warna. Untuk kondisi seperti ini, dempul sama sekali tidak diperlukan. Cukup dengan proses poles atau compound, lecet sudah bisa tersamarkan bahkan hilang sepenuhnya. Inilah alasan mengapa detailing atau poles body sering menjadi solusi paling ekonomis untuk lecet ringan.

Jenis kedua adalah lecet yang menembus cat warna tetapi tidak merusak permukaan body. Biasanya terlihat warna dasar atau primer, namun permukaan masih rata dan tidak penyok. Untuk kasus ini, dempul juga belum tentu dibutuhkan. Perbaikan bisa dilakukan dengan touch up cat atau repaint tipis pada area tertentu. Dempul hanya diperlukan jika ada ketidakrataan pada permukaan body.

Selanjutnya adalah lecet dalam yang disertai penyok atau permukaan tidak rata. Nah, pada kondisi inilah dempul benar-benar dibutuhkan. Dempul berfungsi untuk meratakan kembali permukaan body sebelum dicat ulang. Tanpa dempul, hasil cat akan terlihat bergelombang dan tidak rapi. Namun perlu diingat, penggunaan dempul sebaiknya secukupnya. Terlalu tebal bisa menyebabkan cat mudah retak atau mengelupas di kemudian hari.

Ada juga lecet akibat benturan keras atau karat, terutama pada body mobil. Jika lecet sudah memicu karat, dempul tetap diperlukan, tetapi harus diawali dengan pembersihan karat terlebih dahulu. Menutup karat langsung dengan dempul tanpa penanganan yang benar hanya akan membuat masalah muncul kembali dalam waktu singkat.

Kesimpulannya, tidak semua lecet body perlu didempul. Lecet ringan cukup dengan poles, lecet menembus cat bisa diperbaiki dengan touch up, dan dempul hanya dibutuhkan jika permukaan body sudah tidak rata atau rusak. Dengan memahami jenis lecet, kamu bisa menentukan perawatan yang tepat, hasil lebih maksimal, dan tentunya lebih hemat biaya. Sebelum memutuskan dempul, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke bengkel atau jasa detailing yang berpengalaman agar perbaikan sesuai kebutuhan, bukan sekadar ikut-ikutan.

Exit mobile version